Apa sih personal website itu?
Website
pribadi atau personal web adalah jenis web yang dimiliki oleh seorang individu,
walaupun berupa website pribadi tetapi tidak melulu kontennya berisi hal yang
bersifat pribadi dari pemilik website tersebut.
Website
pribadi isinya juga beragam, mulai dari kehidupan pribadi, lingkungan sekitar,
mempublikasikan keahlian suatu profesi yang dimiliki oleh si pemilik website
dan hal-hal umum lainnya. bahkan ada juga yang sharing ilmu pengetahuan.
Apa saja manfaat personal website?
Tentu banyak sekali manfaat personal website namun ada beberapa diantaranya manfaat personal website dibawah ini :
1. Menciptakan
Identitas
Mari kita
bahas mengenai manfaat website untuk personal. Pada dasarnya, manfaat yang
memang akan bisa didapatkan ada banyak sekali. Banyak sekali orang yang
memanfaatkan website tersebut untuk mendapatkan kemudahan yang ada didalamnya
serta sebagai sarana untuk menunjukan identitas itu sendiri. Dengan adanya nama
domain yang mampu memberikan kemudahan menciptakan sebuah identity itu sendiri,
semua orang kini mulai bisa menggunakannya dengan mudah.
2. Sharing
Pengalaman Dan Hobi
Kini
seseorang tidak hanya menulis diary yang kemudian disimpan untuk dirinya
sendiri saja. Seseorang bisa menuliskan diary-nya di blog atau web dan kemudian
membagikannya ke banyak orang. Dari sinilah semua orang akan bisa membaca
cerita tersebut dengan signifikan. Biasanya yang dibaca di sini adalah cerita
mengenai perjalanan atau traveling, kemudian cerita mengenai pengalaman
menggunakan suatu produk tertentu, dan lain sebagainya. Ada juga yang bahkan
memanfaatkannya untuk membuat suatu tutorial yang berguna bagi banyak orang.
3. Memamerkan
Portofolio
Hal lain
yang menjadi fokus di sini adalah bagaimana manfaat website tersebut sangat
berarti dalam hal membangun sebuah portofolio yang signifikan. Ini juga
memberikan sebuah andil yang penting didalamnya. Pasalnya, dengan adanya
portofolio tersebut maka seseorang akan bisa dengan mudah membuat sebuah
website yang tepat dan terbaik didalamnya. Adanya portofolio juga akan
memberikan lebih banyak manfaat lagi yang diperlukan tersebut.
Berikut beberapa personal website berupa identitas dan sharing pengalaman atau cerita singkat mengenai diri kita
Nama : Sarla Maryama Aprila
Tempat, tanggal lahir : Bandung, 08 april 2003
Hobi : Olahraga, Bernyanyi, Bermain dengan alam, Menggambar
Cita-Cita : Editing film, vidiografer, photografer
Dalam personal website ini saya akan sedikit bercerita atau sharing pengalaman saya dalam menggambar. singkat cerita waktu kecil saya sudah diajarkan menggambar oleh bapa tercinta eaaa, nah waktu itu umur kurang lebih 5/6 taun soalnya masih sekolah tk. pada saat itu disuru mewarnai burung yang udah ada sketsanya pas umur segitu udah belajar gradasi warna ya walaupun masih belum pandai gitu ya tapi tetep di support sama bapa ayo bisa. Terus waktu sd saya pindah ke bogor pas umur 7 taun, nah waktu kelas 3 sd juga saya mulai mengikuti lomba menggambar pertama kalinya dengan rajin latihan di temenin sama mamah saya dan alhamdulillah juara 3. lanjut ke kelas 6 sd saya diajak bapa untuk ikut lomba lagi di Gedung Kepresidenan, Kebun Raya Bogor yang ini cukup sulit sih saya di latih biar bisa menggambar wajah mantan presiden Bj. Habibie dengan pensil. Pesertanya pun banyak sekali se-jabodetabek ada tingkat sd, smp, dan sma. Pada kessempatan lomba kali ini sayang sekali pulang ga bawa piala:( hehe tapi gapapa, saya bisa dapet pengalaman yang luar biasa bersaing dengan orang yang hebat menggambar se-janodetabek. Cukup segini aja yang bisa saya ceritain dan niatnya kuliah nanti bakal ngambil jurusan yang berhubungan dengan gambar semoga bisa lulus dan keterima dengan baik aamiin...

Nama : Annisa Tri Yusnita
Tempat, tanggal lahir : Bogor, 22 Maret 2004
Hobi : Membaca novel, Mendengarkan musik, Menghayal.
Cita-Cita : Ahli Gizi, Perawat
Dipersonal website ini saya ingin menceritakan pengalaman menjadi sadgirl wkwk. Tiga tahun lalu. Hari dimana saya melihat dia dan teman-temannya berjalan ke arah saya, ah bukan lebih tepatnya ke kelasnya yang berada disebelah kelas saya. Saya memperhatikan dia sejak dia muncul dari anak tangga terakhir, hingga dia melewati saya lalu menghilang dibalik pintu kelasnya yang bahkan sampai dia sudah menghilangpun saya masih menatap pintu kelasnya berharap dia berputar balik.Tau? Dari situ saya mulai menyukainya, ya saya tau kita tidak saling kenal. Saat itu saya mulai mencari tau tentang dia, seperti apa karakternya hingga saya mengetahui bahwa dia orang yang cuek dan dingin. Dan saat liburan semester tiga tahun lalu saya memberanikan diri memberi dia pesan singkat yang sayangnya saat itu hanya dibaca saja. Mungkin dia lupa setelah hari itu saya selalu mengganggunya dengan terus memberinya pesan singkat yang tidak bermutu. Tapi saya senang dia membalas meski hanya satu kata tiga huruf entah itu 'iya' 'gpp' atau 'ohh'. Dari pesan itu, saya memberitahu dia bahwa saya menyukainya. Kalau saya baca ulang itu rasanya saya tidak ingin menunjukkan lagi wajah saya dihadapannya. Jujur karna setiap melihat dia jantung saya selalu berdetak lebih cepat daripada biasanya. Menghindar dari hadapannya adalah hal yang selalu saya coba lakukan. Setiap bertemu tidak sengaja dengannya saya seolah tidak melihat dia layaknya makhluk tak kasat mata. Waktu berjalan begitu cepat saya berharap dia memiliki perasaan yang sama meski nyatanya tidak. Setelah masuk tahun ajaran baru dua tahun lalu, saya jarang mengganggunya lagi dengan pesan singkat meski saya tetap memperhatikannya langsung dari jarak jauh. Saat lulus SMP saya berharap kita bisa satu sekolah lagi di SMA, dan boom do'a anak sholehah dikabul wkwk. Kita satu sekolah lagi ice boy!! Saya senang, saya mengganggunya lagi seperti awal saya mendekati dirinya. Saya melakukan banyak cara agar dia menyukai saya, dan terakhir hari itu 2 Agustus pukul 19.23 dia bilang maaf, dia menyukai orang lain. Saya sedih orang yang saya sukai selama 3 tahun ini tidak pernah melihat saya ada. But yaa suka itu manusiawi saya gabisa larang dia buat suka sama siapapun, karna itu haknya. Kalau bisa milih saya gamau deh jatuhin hati buat dia soalnya saya tau dia gabakal balas perasaan saya.

Nama: Raisha Sabrina Raitama
Tempat, tanggal lahir: Karawang, 24 juli 2004
Cita-Cita: Dokter gizi, Psikolog
disini saya mau sedikit bercerita tentang pengalaman berkemah bersama keluarga saya. singkat cerita keluarga saya sudah merencanakan dari minggu sebelumnya, lalu keluarga saya juga mengajak Om&tante saya dan mereka pun mau. Akhirnya kami semua merencanakan kemping di daerah Cidahu, Sukabumi, disana kami masak dengan peralatan seadanya, lalu tidur di tenda walaupun keadaan hujan dan dingin tenda kami masi kokoh tidak roboh ohoy. Lalu esok pagi kami semua diajak oleh pemandu disana untuk ke curug, walaupun ga semua yg ke curug karena cukup jauh dan jalannya seperti turun naik tangga tapi tetap seru karena saya, sepupu saya, ade² saya, ayah, tante dan aa saya tetep ikut walaupun cape namun pemandangan indah curug bayarkan cape kita asikk... airnya dingin bersih dan ga terlaluramai juga. Walaupun kami bermalam hanya 1 malam saja, tapi dengan berkemah kami menjadi lebi kompak dan tetap seru.
Nama : Anvira Kirana Az-Zahra
TTL : Bogor, 05 Juni 2004
Hobi : menulis cerita, eh hobi gua paan si
Cita cita : Penerjemah, duta besar, psikolog
Disini saya akan bercerita tentang keuntungan yang saya dapat dari dunia per k-pop an. Menurut kebanyakan orang menyukai idol k-pop adalah hal yang merugikan, kenapa? Karena itu dapat membuang-buang waktu dan uang. Padahal ada banyak keuntungan yang bisa di dapatkan, diantaranya kita para fans k-pop atau yang biasa disebut 'kpopers' bisa mengenal bahasa dan budaya baru. Kemudian jika dilihat dari segi marketing, kita sebagai fans juga dapat memperjual belikan album dari idol yang kita sukai. Dari aktifitas jual beli tersebut kita bisa mendapatkan untung yang jumlahnya juga tidak sedikit. Selain mendapatkan untung, kita juga dapat menaikkan jumlah penjualan album dari idol yang kita sukai.
Nama : Annisa Sholihah
Tempat Tanggal Lahir : Bandung, 24 November 2003
Hobi : Membaca, Memanah, Berkuda.
Saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya selama pandemi berlangsung. Keluarga saya termasuk keluarga yang sangat religius, namun meski begitu ilmu yang saya miliki belum sebanyak ilmu yang dimiliki keluarga saya termasuk adik dan kakak saya yang memang memilih ilmu agama dibanding ilmu pengetahuan umum. Suatu hari ayah saya mengajak saya untuk mencoba menjadi santri di pesantren yang ia pegang di suatu tempat di Jakarta selama beberapa hari, karena saat ini sekolah umum dilaksanakan secara daring maka saya menyetujuinya.
Selama beberapa hari saya menjalankan kehidupan sebagai santri dan mengikuti program yang ada di pesantren itu, tentu saja saya tidak melupakan sekolah umum saya. Saat waktu sekolah, saya meminta izin untuk mengerjakan tugas dulu lalu kemudian kembali mengikuti program. Suatu saat ketika waktu senggang, seorang teman mengajak saya untuk berlatih memanah. Awalnya saya menolak karena tidak bisa, namun ia tetap memaksa dan mengatakan akan mengajari saya.
Saya akhirnya belajar memanah. Seperti yang saya duga, memanah tidak semudah yang dikatakan orang-orang, saya kesulitan menarik karet busur sehingga tanpa saya sadari saya telah melukai tangan saya. Belum lagi anak panah yang selalu melenceng dan tidak pernah mengenai target. Saat itu saya ingin menyerah, namun terlalu malu untuk mengatakannya. Sampai akhirnya setelah percobaan yang entah ke berapa kali saya lakukan, anak panah saya mencapai target. Seketika saya merasa senang. Kembali saya mencoba dan lagi-lagi mencapai target. Sejak saat itu saya menemukan hobi baru saya yaitu memanah.
MEMANAH, adalah salah satu olahraga yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dari beberapa hadits, terlihat dengan jelas bahwa memanah memiliki kaitan yang sangat erat dengan peradaban Islam.
”Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang, dan memanah,” (HR Bukhari, Muslim).
”Lemparkanlah (panah) dan tunggangilah (kuda).”(HR Muslim)
Demikian beberapa personal website yang kami tulis, dengan ini semoga tugas kami terpenuhi. Terimakasih:))
Komentar
Posting Komentar